SIGNAL FOREX

011 – Kumpulan Pola Grafik (Chart Sample) Forex trading Terbaik




Scalping Strategy Course (DVD + Online) - $299.00

In the much anticipated Forex Scalping Strategy Course, Vic and Sarid show you short-term focused techniques and strategies to make quicker profits while reducing market exposure.




Forexmentor Coach's Corner First Month (Online) - $149.00

The Coach's Corner offers 2 live sessions per week, an integrated approach to trading, FREE access to the VicTrade video course and Darko's Pattern Trading Video Lessons.



Ayo gabung dengan Komunitas Belajar Forex trading! https://t.me/komunitasbelajarforex (grup telegram)

Divideo komunitas belajar fx kali ini kita akan mempelajari tentang berbagai pola grafik / chart pattern didalam fx market place (pasar valas online) yang memiliki probabilitas (winrate) yang tinggi. Untuk cara buying and selling atau strategi buying and selling dari sesi tutorial ini nanti akan kita pelajari pada pembelajaran tingkat lanjutan.

Sekilas mengenai pola grafik didalam fx:
Pola Grafik atau chart designs merujuk kepada pola berulang yang terjadi pada chart (grafik) di pasar keuangan — saham, fx, komoditas, dll. Pola berulang ini dapat terjadi karena psikologi pelaku pasar yang juga memang berulang. Sudah sifat manusia memang mengulang-ngulang kebiasaannya — baik secara sadar maupun tidak sadar.

Beberapa jenis pola grafik (chart designs):

1. Symmetrical Triangles

Segitiga simetris dibentuk dengan adanya high yang semakin merendah dan low yang semakin meninggi , penyebabnya adalah jumlah permintaan dan penawaran seimbang ditambah adanya sebuah kebingungan , sehingga perlahan lahan beberapa trader keluar dari pasar .Dan ini menyebabkan quantity perdangangan mengecil sehingga market place semakin mendatar .

Pada suatu saat kebingungan yang menjadi keraguan itu berubah menjadi tekad besar yang bisa meledak . Karena sebelum terjadi segitiga simetris ini didahului oleh sebuah craze , maka biasanya yang meledakkan segitiga simetris ini adalah para trader yang sebelumnya mendominasi. Sehingga arah selanjutnya setelah terbentuk segitiga simetris ini mengikuti arah craze yang sebelumnya terjadi .

Cara pemanfaatan segitiga simetris dalam buying and selling adalah : Buka posisi ketika market place menembus keluar segitiga dan pada saat quantity membesar .

2. Ascending Triangles

Ascending triangle ditandai dengan puncak yang hampir mendatar dan low yang semakin meninggi . Ini menunjukan adanya percobaan untuk menembus sebuah garis resistance secara berulang . Percobaan menembus resistance secara berulang ini menunjukan adanya antusias yang tinggi agar harga bisa bergerak lebih tinggi lagi , dan ternyata keyakinan bahwa harga akan lebih tinggi juga dilihat oleh trader yang belum masuk market place , sehingga ketika ada trader yang masuk market place semakin besarlah tenaga untuk menembus garis resistance itu, hingga suatu saat garis itu tertembus.

Pemanfaatan dalam buying and selling adalah : Buka posisi Purchase ketika segitiga bagian atas berhasil ditembus .

3. Descending Triangles

Kejadian descending triangle ini mirip dengan ascending triangle , Namun arah antusias para trader kebawah , sehingga menimbulkan high yang semakin merendah . Ketika garis segitiga bawah ditembus, market place akan semakin menurun .

Pemanfaatan dalam buying and selling adalah : Buka posisi Sell ketika garis segitiga bawah ditembus market place .

four. Head and Shoulders

Head and shoulders ini menunjukan sebuah pelemahan craze. Misalnya pada craze Naik , Dimana setelah terjadi puncak head, normalnya market place melakukan koreksi hanya sampai pada level puncak still left shoulder. Namun yang terjadi adalah market place koreksi terlalu dalam sampai hampir sejajar dengan koreksi sebelumnya ini menunjukan mulai adanya tenaga untuk menurun . Selanjutnya market place diangkat lagi naik karena sebagian trader mengira market place belum pantas untuk turun . Namun ternyata usaha menaikan market place itu gagal melebihi high sebelumnya , bahkan dibalik arahkan lagi lebih dalam menembus guidance sebelumnya . Dengan adanya guidance yang tertembus ini sebenarnya sudah memberi signal bahwa arah market place akan menurun, namun biasanya market place melakukan ujicoba dengan bertolak pada garis neckline untuk memastikan bahwa market place akan benar benar menurun . Jika market place tidakbisa menembus necline , maka arah selanjutnya turun sedalam jarak antara Head dan Shoulder .

Pemanfaatan dalam buying and selling : Buka posisi sell ketika market place memantul kebawah dari neckline , dengan concentrate on income sejauh jarak antara Head dan Shoulder .

five. Wedges

Wedge atau dalam bahasa indonesia disebut Baji , adalah pola yang sebenarnya menunjukan koreksi dan atau konvergen . Bentuknya mirip segitiga simetris , namun memiliki arah yaitu naik atau turun.

Baji Turun atau Falling Wedges ditandai dengan high yang merendah dan low yang merendah .
Baji Naik atau Rising Wedges ditandai dengan high yang meninggi dan low yang meninggi .

Falling wedges yang terjadi pada craze naik menunjukan koreksi , arah selanjutnya naik .
Falling wedges yang terjadi pada craze turun menunjukan konvergen , arah selanjutnya naik .
Rising wedges yang pada craze naik menunjukan konvergen , arah selanjutnya turun .
Rising wedges yang terjadi pada craze turun menunjukan koreksi , arah selanjutnya turun.

Pemanfaatan dalam buying and selling : Buka posisi ketika market place berhasil menembus wedges , arahnya sesuai dengan kriteria di atas .

six. Flags and Pennants

7. Rectangels

Jangan lupa untuk subscribe channel YouTube ini untuk video2 baru kedepannya.

resource

Have your say